Karangpawitan, Garut – Pada hari Jumat, 20 September 2024, Pondok Pesantren Ulul Albab Al-Quraani menggelar kegiatan Maulid Berbakti, sebuah aksi sosial yang melibatkan para santri dalam kegiatan bersih-bersih masjid, tebar wakaf Al-Quran, serta bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di setiap RW yang ada di Desa Karangpawitan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Orientasi Santri (MATRAS) tahun ajaran 2024/2025, dengan total peserta sebanyak 43 santri baru.

Dimulai pukul 07.00 WIB, kegiatan bakti sosial ini berlangsung di beberapa masjid di Karangpawitan, antara lain Masjid Riyadus Sholihin di RW 01, Masjid DKM RW 2, Masjid Al Hikmah di RW 3, Masjid Miftahul Huda di RW 5, Masjid Mujahidin di RW 8, Masjid Nurul Huda di RW 12, serta di beberapa masjid di RW 9, RW 10, dan RW 11.
Dipandu oleh para pengurus santri serta pembina santri seperti Ustadz Adyan Lutfy dan Ustadz Asep Hilman, para santri bergerak dalam kelompok-kelompok kecil menuju lokasi masing-masing. Setibanya di masjid tujuan, mereka disambut hangat oleh tokoh masyarakat setempat. Setelah meminta izin, para santri langsung melakukan kegiatan bersih-bersih masjid, diiringi semangat dan antusiasme.

Tak hanya membersihkan masjid, para santri juga membagikan mushaf Al-Quran sebagai wakaf yang dititipkan di setiap masjid. Selanjutnya, mereka bersilaturahmi dengan tokoh dan warga di sekitar masjid, memperkenalkan diri, serta mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, bulan yang penuh keberkahan dan menjadi momen penting bagi santri untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta keberanian bersosialisasi di lingkungan baru.

“Kegiatan Maulid Berbakti ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Santri belajar untuk lebih peka terhadap kebutuhan sosial dan memperkuat hubungan mereka dengan masyarakat di luar pesantren,” ujar Ustadz Adyan Lutfy, pembina santri.
Kegiatan ini selesai sekitar pukul 10:30 WIB, diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas lancarnya acara. Para santri kembali ke pesantren dengan membawa pengalaman berharga dalam menebar kebaikan dan belajar dari kehidupan masyarakat sekitar.

